Pengalaman Mencari Pekerjaan (2)

Setelah dinyatakan lulus, para freshgraduate tentunya akan saling berlomba untuk mendapatkan pekerjaan impian mereka masing-masing. Banyak yang sudah melamar kerja jauh-jauh hari sebelum upacara kelulusan, sebagian dari mereka bahkan telah diterima bekerja di perusahaan impiannya. Namun, banyak pula freshgraduate yang masih bergelut dengan psikotes dan serangkaian tes seleksi beberapa bulan setelah dinyatakan sebagai alumni. Saya adalah salah satunya.

Kegagalan pada tahap ke-2 psikotes PT Paragon Technology and Inovation (PTI)  di akhir bulan November lalu, tidak lantas membuat saya berputus asa. Sepulang tes seleksi tersebut, saya pulang ke rumah dan langsung mendaftar sebagai Pegawai Administrasi/Pegawai Tata Usaha (PTU) di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Saat itu, saya tidak sendirian. Esti, salah satu teman saya yang juga gagal di tes PT Paragon Technology and Inovation (PTI) mampir ke rumah untuk meminta film  The Arrivals dan sekedar berbagi cerita mengenai tes yang telah kami lalui tadi. Kami lantas membuka laptop dan sama-sama mendaftar di laman yang telah disediakan lalu berseluncur ria di dunia maya sembari sesekali saling bertukar cerita.

5 November 2014, saya langsung membuka laman pengumuman kelulusan seleksi administrasi OJK. Pagi, siang, sore, hingga kira-kira jam 10 malam saya beberapa kali membuka laman tersebut tapi belum juga ada pengumuman. Akhirnya saya memutuskan untuk tidur dan melihat kembali laman tersebut di keesokan harinya.

Alhamdulillah, saya dinyatakan lulus dan berhak mengikuti psikotest tahap 1. Psikotes tahap 1 OJK sendiri dilakukan selama dua hari yaitu dari tanggal 8-9 November 2014 di kampus Institut Teknologi Nasional (ITENAS) dan terbagi menjadi beberapa sesi setiap harinya. Saya sendiri mendapat jadwal tes pada tanggal 8 hari sabtu, pukul 1 siang.

Hari yang ditunggu-tunggu pun tiba. Sesampainya saya di parkiran ITENAS, saya bertemu dengan Ncus, salah satu teman akrab di kelas yang juga mengikuti tes OJK. Saya lantas menuju Mesjid terlebih dahulu untuk mengantar Ncus melaksanakan sholat dzuhur (kebetulan saya sedang berhalangan saat itu). Setelah beres sholat, kami bertemu Decun, teman sekelas saya lainnya. Kami lalu menuju gedung tes yang letaknya dekat dengan Mesjid.

Sesampainya di gedung yang dimaksud, saya mencari meja nomor tes. Rupanya meja tes saya terletak di barisan belakang, meja ke dua dari terakhir. Saya lantas duduk dan melihat ke sekeliling. Mata saya lalu tertuju pada salah seorang ibu yang sedari tadi mondar-mandir di dalam gedung. Beliau nampak tak asing bagi saya. Saya lalu menyalaminya dan memperkenalkan diri. Beliau adalah salah satu staf tim IDAB Bank Indonesia Wilayah VI, tempat saya magang sewaktu kuliah dulu. Rupanya beliau juga mengenali saya, walaupun lupa nama saya. Tak hanya beliau yang saya temui, saya juga bertemu pegawai tata usaha di tim IDAB yang ternyata ikut tes seperti saya.

Pada psikotes tahap 1 ini, mula-mula Iradat Konsultan selaku penyelenggara seleksi tes yang ditunjuk resmi oleh OJK menjelaskan mengenai tata cara dan ketentuan pengerjaan tes. Kemudian peserta diminta untuk mengisi lembar biodata dan diminta menjawab pertanyaan essay mengenai 5 kekurangan dan 5 kelebihan diri sendiri disertai dengan alasannya. Setelah itu kami dihadapkan dengan beberapa macam tes yaitu tes aritmatika, tes verbal (sinonim/antonim), dan tes logika gambar. Saya mengira tes ini akan berlangsung lama, tapi ternyata tes hanya berlangsung kurang lebih 1,5 jam saja. Lalu kami diperbolehkan untuk pulang.

11 November 2014, PT Rajawali Hiyoto kembali menghubungi saya dan mengundang saya untuk interview user keesokan harinya. Namun, saya mengundurkan diri karena menyadari passion dan bakat saya bukan di posisi yang saya lamar, selain itu saya juga mempertimbangan beberapa hal yang tentunya tidak dapat saya share di blog saya ini.

Beberapa hari kemudian, tepatnya tanggal 13 November 2014 saya membuka laman pengumuman OJK. Saya dinyatakan lulus, dan berhak melaju ke ujian psikotes tahap 2.

OJK Lulus Tahap Psikotest 1

Psikotes tahap 2 OJK berlangsung lebih lama dari psikotes sebelumnya. Tes dimulai pada jam 9 dan berakhir sekitar jam setengah 2 siang. Saya dihadapkan dengan beberapa tahapan tes. Mulai dari tes kreplin, tes verbal dan tes logika yang lebih rumit, tes bahasa inggris, tes pengetahuan ojk, tes menggambar (orang, pohon, dan wartegg test), dan beberapa tes lainnya yang asing bagi saya karena berbeda dengan psikotes yang pernah saya lakukan sebelumnya. Psikotes kali ini sangat menguras otak dan tenaga, untunglah saya telah sarapan pagi sehingga  tidak tumbang di tengah psikotest. Pengumuman psikotes tahap 2 ini lebih lama dibandingkan dengan sebelumnya. Yakni pada tanggal 25 November 2014.

Selama masa menunggu pengumuman saya sebenarnya pesimis karena saya merasa kurang maksimal mengerjakan psikotes pada tahap 2. Selain itu, tekad saya untuk bekerja di OJK mulai goyah. Saya dihadapkan pada pertanyaan-pertanyaan yang muncul pada pikiran saya sendiri.

OJK kan bertugas untuk mengawasi dan mengatur BANK?

Bank kan MUSUH kamu! Yakin mau masuk OJK?

Gaji pegawai OJK sumbernya dari mana ya?

Ah, mungkin sama seperti gaji pegawai Bank Indonesia.

Dari devisa. Jadi, mungkin aman dari RIBA.

Saya lantas berdoa semoga OJK menjadi tempat terbaik untuk saya bekerja nantinya, dan tetap berdoa agar saya mendapat pekerjaan yang halal, thoyib, dan berkah. Sama-seperti doa-doa saya sebelumnya (Baca cerita saya sebelumnya di: Pengalaman Mencari Pekerjaan (1))

25 November 2014, hari yang saya nantikan akhirnya tiba. Dag..dig..dug.. Rasanya jantung ini makin cepat berdetak, mulut saya tak henti komat-kamit berdoa (haha, saking tegangnya). Apapun hasilnya saya pasrah, karena sudah jadi ketentuan Allah. Dan akhirnya, perjalanan saya di tes seleksi OJK harus terhenti sampai sini.

pengumuman psikotes tahap 2

Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk hambanya. Pasti ada hikmah dibalik setiap perjalanan yang telah kita lalui. Dan saya yakin, apa yang ditetapkan Allah pada saya ini adalah hal yang terbaik untuk saya menurut-Nya. Allah Maha Tahu, sedangkan saya tidak.

Perjalanan saya mencari pekerjaan masih berlanjut. Saya akan membagi pengalaman mencari pekerjaan saya pada tes CPNS Pemkot Bandung di kesempatan selanjutnya. Tunggu yaa hehe 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s